KERAJAAN BRUNEI BAGI-BAGI DANA BANTUAN

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Magang
DILIHAT
34 KALI

Rabu, 12 Agustus 2026

[HOAKS : FABRICATED CONTENT]


Beredar unggahan di Facebook yang menarasikan adanya bantuan dana sebesar Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam untuk warga Indonesia, disertai nomor WhatsApp untuk pendaftaran. 


CEK FAKTA: 

Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan Facebook tersebut menggunakan aplikasi Getcontact. Setelah diperiksa, nomor itu tidak ditemukan dalam database Get Contact dan tidak terkait dengan pemerintah atau kerajaan Brunei. Kejanggalan lain juga ditemukan pada kode telepon yang digunakan. Kode telepon resmi Brunei Darussalam adalah +673, sementara nomor yang dicantumkan dalam unggahan justru menggunakan kode Indonesia, +62, sehingga dapat dipastikan nomor tersebut bukan berasal dari Brunei Darussalam.

Kompas.com kemudian menelusuri lebih lanjut melalui laman resmi Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Indonesia. Namun, tidak ditemukan satupun informasi mengenai program bantuan dana sebesar Rp 150 juta untuk warga Indonesia di laman resmi tersebut.


KESIMPULAN :

Narasi yang mengklaim adanya bantuan dana Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam untuk warga Indonesia merupakan hoaks. Nomor kontak yang dicantumkan terbukti bukan berasal dari Brunei, dan tidak ada informasi resmi apa pun dari Kedutaan Besar Brunei Darussalam terkait program bantuan tersebut. 


RUJUKAN:

KOMPAS

LAMAN RESMI KEDUTAAN BESAR BRUNEI DARUSSALAM DI INDONESIA


TEKS: Nauvaldi Pramudya Ardani @nauvaldipr